MENCEGAH DATANGNYA BENCANA MUNGKINKAH?

Mencegah Datangnya Bencana Mungkinkah ?

Oleh: Taufik Rifky

Assallamuallaikum wr.wb,

Akhir-akhir ini banyak bermunculan penglihatan-penglihatan mengenai datangnya berbagai macam bencana yang akan terjadi ditahun ini, karena tahun ini adalah masanya gusti Allah menghukum jaman, karena kelakuan kita sebagai manusia yang sudah melampaui batas, terakhir diperlihatkan tsunami setinggi langit menenggelamkan seluruh nusantara ini tanpa bekas, n ketika menonton siaran televisi diberbagai media banyak diberitakan datangnya bencana puting beliung, dan gempa bumi di beberapa wilayah di negri tercinta kita ini, sebagai orang yang hidup dinegri ini tentulah saya merasa sangat prihatin dengan kejadian-kejadian yang terjadi dinegri ini, tapi kita juga ndak bisa menyalahkan gusti Allah bila menurunkan peringatan berupa bencana dinegri kita tercinta ini, ingatlah saudaraku berapa besar dan banyak gusti Allah menurunkan nikmatnya,rahmadnya,barokahnya untuk kita didunia ini tapi apa balasan kita, kita membalasnya dengan setumpuk dosa, banyak kemaksiatan merajalela, banyak ayah menghamili anak kandungnya sendiri, banyak pembunuhan yang merajalela, banyaknya ajaran-ajaran sesat yang tujuannya adalah untuk memperkaya diri sendiri dsb, hal inilah yang menjadikan gusti Allah murka kepada kita, padahal kalo dilihat dosa2 manusia itu sudah luar biasa besarnya, tapi kenapa gusti Allah tidak langsung mengadzab negri ini seperti yang terjadi dijamannya nabi nuh,dan nabi sebelum nabi Muhammad SAW , padahal banyak penghuni pertama kali dipulau jawa ini banyak yang meminta dan berusaha menenggalamkan nusantara ini tetapi kenapa gusti Allah sampai saat ini hanya memberi kita peringatan saja, karena dalam hal ini berlakulah sifatnya gusti Allah yaitu ya sabhuru artinya yang maha sabar,

Bahkan sampai saat inipun gusti Allah masih menunggu tobat kita, sampai2 gusti Allah hanya melihat kebaikan2 yang kita perbuat saja, sedangkan kejelekan kita diabaikan oleh gusti Allah, karena sampai saat ini gusti Allah masih menunggu hamba2nya kembali kejalan yang lurus, jalan yang diridhoinya jalan yang dibawa oleh Rosullullah SAW, begitulah yang saya dengar dari para alim ulama, wahai saudaraku, ketahuilah bahwa kita didunia ini diciptakan dan diberi kehidupan oleh gusti Allah ditempatkan dibumi ini adalah untuk menjaga keharmonisasi kita dengan alam serta merawat alam ini, supaya gemah ripah loh jinawi dsb, juga untuk berbelomba2 mengerjakan kebaikan untuk mendapatkan ridhonya gusti Allah SWT, dan mendapatkan syafaat dari Rosullullah SAW, tapi semua itu sudah tidak lagi kita ingat, kita lebih mementingkan nafsu kita, kenikmatan2 duniawi yang kita kejar, ketahuilah wahai saudaraku sebangsa setanah air, ketika pada waktunya kita dihisap diakherat nanti, ketika kita melewati jembatan sirotol mustaqim nanti barulah kita akan menyadari sedetik hidup didunia ini sangatlah berharga ini adalah sedikit gambaran yang diperlihatkan gusti Allah kepada saya,

ok, kembali kemasalah alam dan bencana, sebenarnya didunia ini gusti Allah menciptakan kita lebih sempurna dari makhluk yang lain supaya kita dapat menjalankan tugas kita untuk merawat alam ini, mencegah datangnya bencana dan segala macamnya, tetapi dari semua manusia yang hidup dimuka bumi ini hanya sedikit saja yang diberikan hidayah dan kesadaran akan tugas2nya didunia ini merekalah yang mendapatkan gelar Rizalul alam dan Rizalul goib, Rizaul alam adalah lelanange alam, tugasnya adalah menjaga kesetabilan alam, mencegah supaya alam ini tidak guncang dan segala macamnya, adapun Rijalul gaib adalah lelanange gaib, tugasnya adalah menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia gaib, supaya tidak bertabrakan dan mengacaukan keseimbangan ruang dan waktu serta kedua dunia itu sendiri, tapi sayangnya orang-orang yang menganggap dirinya Rijalul alam tidak pernah muncul disaat Rizalul alam yang lain pada kerja mbenahin alam ini supaya ndak guncang, sadarlah kalian yang mengangap diri Rizalul alam, bahwa Rizalul alam itu tugasnya bukan mengurusi manusia bukan mengurusi kehidupan duniawi, Rizalul alam itu adalah yang manunggal dengan alam dan manunggal dengan gusti,

masa ada seorang yang menganggap dirinya Rizalul alam masih mabuk pujian, disaat yang lainnya pada pontang2 meredakan guncangan2an yang terjadi dialam ini sedangkan kalian malah enak2an mikirin dunia, mabuk pujianlah, masih nyari kesaktian, dll, Rizalul alam itu bukan pemegang maqom guru, karena yang memegang maqom guru itu adalah orang yang sudah mencapai tataran makrifatnya alam dan dia pulalah yang akan membuka satrio paningit untuk duduk ditempatnya, kepada siapapun yang merasa dirinya Rijalul alam, bilamana sampai terjadi guncangan disebuah wilayah dan makan korban jiwa sedangkan kalian tidak berbuat apapun untuk mencegahnya maka kalianlah yang akan menanggung seluruh dosa2nya orang2 yang wilayahnya terkena bencana tersebut, semoga dengan ini siapapun yang merasa dirinya Rizalul alam dapan mengerti akan kesalahan dan kelalaiannya serta mawas diri dalm mensikapi segala sesuatu yang terjadi dialam ini,

Siapapun bisa menjadi Rizalul alam, karena Rizalul alam itu adalah gelar yang diberikan oleh gusti Allah bagi khalifah2nya yang menyadari tugas2nya didunia ini, tugas yang datangnya dari gusti Allah merupakan pekerjaan untuk kita, maka sebagai seorang pekerja kita tenaga kerja gusti Allah bosx, yang namanya tenaga kerja pasti mendapatkan gaji dari atasan sesuai dengan jenis pekerjaan dan hasil yang dia capai, jangan kuatir Gusti Allah juga menggaji kita dengan cara yang berbeda karena gusti Allah adalah tuhan kita gaji tersebut dapat kita rasakan didunia dan diakhirat,

saya mengajak kepada siapapun yang berkunjung keblog ini, marilah kita menghalau semua bencana yang terjadi dineri ini, dengan ilmu atau amalan yang selama ini kita pelajari, kalo biasanya kita mentester ilmu yang baru kita pelajari, dengan berbagai macam cara tapi pernahkah kita mentester ilmu tersebut dengan kekuatan alam, perlu anda ketahui manusia itu lebih cepat berinteraksi dengan alam dibandingkan makhluk ciptaan gsti Allah yang lain, jadi menghentikan bencana bukanlah hal yang mustakhil untuk dilakukan, efek postifnya selain kita dapat mengukur power yang ada didalam diri kita juga ilmu yang kita pelajari, kita juga dapat suplay power dari alam dalam jumlah besar, sehingga kita dapat melakukan hal2 yang diluar jangkauan manusia dll,serta sehat wal afiat sampai akhir hayat, tidak mempan ditembus ilmu apapun dll, knp demikian karena dalam hal ini terjadi hubungan timbal balik antara manusia dengan alam,

beberapa bulan yang lalu presiden pertama dinegri kita ini yaitu Pak Ir.Sukarno, menemui saya dan beliau meminta supaya mengajak saudara2 yang sebangsa dan setanah air untuk bersama2 menolak semua bencana dan marabahaya yang mengancam negri kita tercinta ini baik dari dalam atau dari luar, beliau memberikan ilmu, khusus untuk menolak bencana dan marabahaya, serta kabulnya segala macam hajat2 besar terutama untuk menanggulangi krisis ekonomi maupun krisi moral yang terjadi dinegri kita tercinta ini, jadi ilmu ini bisa dikatak multifungsi, tapi tujuan utamanya tetap Negara lebih penting dari semua permasalahan2 kita setiap harinya, ilmunya adalah sebagai berikiut :

1. Tawasul seperti biasa yang anda jalankan,
2. niatkan terhubung dengan Presiden kita Bung karno, bacakan al fatihah 41x untuk beliau,
3. kemudian baca surat Al kahfi 1x,
4. diteruskan membaca ALLAHU AKBAR 5000/10.000 kali,
5. niatkan bahwa semua wirit dan amalan tersebut ditujuakn untuk meraparasi alam dan negara,
6. sebutkan Hajat anda ………. masing2 tutup al fatihah 17x

Alhamdulillah sudah saya jalankan beberapa bulan ini dan hasilnya luar biasa sekali, karena datangnya dari pemimpin negri kita tercinta ini hasilnya gak tanggung2 silahkan dirasakan manfaatny,

cara kedua seperti yang pernah saya posting dulu

Basmallah, 1x,
– fatihah 41x,
– ikhlas 17x
– al fala…q 17x
– an nas 17x,
– sahadat 17x
– solawat 17x,
– ASMAUL HUSNA,
ya Allah Ya Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
Ya Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
Ya Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
Ya Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
Ya Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
… Ya Mu’min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
Ya Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
Ya Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuas
Ya Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
Ya Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
(ya Allah dengan namamu yang agung ini limpahkanlah segala kebaikan, kasih sayang,cinta kasihm dan seluruh mahklukmu kepada hamba ya Allah, lindungilah hamba disetiap aktifitas dan kehidupan hamba serta keluarga hamba dari kejahatan seluruh mahkluk yang engkau ciptakan ya Allah)
Ya Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
Ya Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
Ya Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
Ya Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
Ya Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
Ya Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
Ya Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
Ya Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
Ya ‘Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
Ya Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
(Ya Allah kabulkanlah setiap apa yang menjadi hajat kami……(sebut hajat)karena engkaulah ya Allah tuhan yang maha menjadikan segala sesuatu yang tersembunyi didalam hati kami ya Allah ya rob)
Ya Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
Ya Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
YaRafi’ (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
Ya Mu’izz (Al Mu’izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
Ya Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
Ya Sami’ (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
Ya Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
ya Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
Ya Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
Ya Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
(Ya Allah limpahkanlah nikmatmu kepada hamba ya Allah, bukalah mata batin hamba ya Allah ya basir, bukakanlah pendengaran hamba ya Allah ya sami, bukakanlah pintu2 rizki, ilmu dan segala sesuatu yang bermanfaat dalam kehidupan hamba serta keluarga hamba ya Allah)
Ya Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
Ya Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
Ya Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
Ya Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
Ya Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
Ya ‘Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
ya Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
ya Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara ya Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
ya Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
ya Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
ya Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
ya Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
ya Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
ya Wasi’ (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
ya Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
ya Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
ya Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
ya Ba’ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
ya Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
(ya Allah tunjukanlah kepada hamba beserta seluruh kaum muslim kebesaranmu ya Allah,ampunilah segala dosa2 hamba, orang tua hamba, dan seluruh kaum muslimin ya Allah, luaskanlah kehidupan kami, ilmu kami, peliharalah kami dari kejahatan yang keluar dari dalam diri kami,maupun yang dari luar tubuh kami)
ya Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
ya Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
ya Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
ya Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
ya Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
ya Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
ya Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
ya Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
ya Mu’id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
ya Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
ya Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
ya Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
ya Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
ya Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
ya Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
ya Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
Ya Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
ya Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
ya Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
ya muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
ya Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
ya Mu’akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
ya Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
ya Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
ya Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
ya Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
ya Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
ya Muta’ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
ya Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
ya At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
(Ya Allah ya Haqq ya Ahad ya Wahid, terimalah taubat kami ya Allah, sembuhkanlah kami dari segala penyakit ya Allah baik dzahir maupun batin ya Allah, hidupkanlah batin kami ya Allah, datangkanlah pendamping hidup kami ya Allah supaya kami terhindar dari kejahatan hawa nafsu kami ya Allah)
ya Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
ya ‘Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
ya Ra’uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
ya Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
ya Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
ya Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
ya Jami’ (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
ya Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
ya Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
ya Mani’ (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
ya Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
ya Nafi’ (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
ya Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
ya Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
ya Badi’ (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
ya Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
ya Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
ya Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
ya As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar
(Ya Allah jauhkanlah kami darai segala macam kemudharatan ya Allah, limpampahkanlah kesabaran di hati kami ya A Allah, terangilah jiwa raga kami dengan cahayanmu ya Allah, serta berikanlah petunjuik kepada saudara saudari kami yang tersesat ya Allah,) Amin ya Robal Allamin

Nb. doanya bisa dirubah sekehendak hati
– LAKUKAN SUJUD SUKUR, DALAM POSISI SUJUD BERDOALAH KE PADA ALLAH,
– ditutup sholawat nabi lagi seikhlasnya,

Silahkan dipilih mana yang cocok dengan anda. semoga mendatangkan kebaikan dunia wal akhirat amin ya robal alamin.

wassallamu allaikum wr.wb

About Ki Abduljabbar

Kesadaran Sejati

Posted on 14/01/2012, in KANURAGAN and tagged . Bookmark the permalink. 12 Comments.

  1. qobiltu ijin mengamalkan.

  2. Assalamualaikum wr. wb,,
    Salam salim sungkem tangan nempel dikening,,
    Salam salim jabat erat perseduluran,,
    Salam,, Rahayu,, Rahayu,, Rahayu,,

    Met malam semua,,!!
    Alhamdulillah,,
    Akhirnya Launching juga,,!!

  3. SUN GO KONG

    salam salim semua

  4. bang toyib

    Assalamialaikum,
    ijin bergabung
    salam takzim buat
    ki abdul jabar
    ust. Hassan as’ad
    Taufik Rifky
    anantasena
    gunawan
    salam hangat all semua yg hadir malam ini

  5. Ayo dund kita qobiltu semua..

  6. blog baru ya kang mas. Baru tau saya… Ijin nyimak kang mas..

  7. SUN GO KONG

    Tes

  8. Assalamualaikum…….

  9. Rio D'winner

    Assalamu alaikum.wr.wb
    insa allah, akan slalu amalkan setiap.hari . .
    Walaikum salam.wr.wb

  10. Semoga allah memberikan hidayah terbaik u kita sebagai mahluk yg lemah

  11. wiranata kusuma

    wiih .. kemaren sby juga datang menemui saya #salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: